Kamis, 15 Desember 2016

Ketika Ketulusan Hanyalah Menjadi Sebuah Pertanyaan

     Kita seringkali mencoba tulus untuk mencintai seseorang yang hadir atau ada di dalam hidup kita. Kadang juga seringkali kita menyia-nyiakan orang yang sudah tulus pada kita. Ya, hal itu seringkali terjadi dalam hidup kita. Tapi bagaimanakah kita bisa mengetahui pakah seseorang itu benar - benar tulus dengan kita atau tidak? Sedangkan di jaman sekarang kita sering sekali mendengar kata tulus tetapi hanya ucapan saja. Tentu saja pada kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengetahui ketulusan seseorang.

     Seorang yang tulus itu tidak akan mudah menyerah untuk menggapai apa yang dia harapkan. Seperti pada kasus percintaan, seseorang yang tulus tidak akan mudah berhenti untuk mengejar apa yang dia sayangi, bahkan orang itu akan berusaha meyakinkan kita akan ketulusan hatinya. Tapi jangan pernah bermain - main dengan ketulusan seseorang, karen jika seseorang yang tulus mengalami suatu kekecewaan yang besar, bisa jadi dia akan menjadi orang yang benar benar cuek dan masa bodo. Mengapa? Ya jelas karena ia merasa bahwa cintanya sudah tidak di hargai lagi. Seperti kata - kata orang "Jika kamu ingin dihargai maka hargailah orang lain terlebih dahulu".

     Seperti biasanya seseorang yang mencintai kita dengan tulus akan selalu menerima kekurangan kita dan bukan berhenti mencintai kita tetapi tetap mencintai kita bahkan lebih mencintai kita. Karena tulus itu tidak akan pernah memandang kekurangan, tetapi bagaimana membuat kekurangan tersebut menjadi suatu yang bisa membuat kita beda dan orang yang tulus selalu berusaha untuk melangkah maju bersama - sama agar bisa mencapai puncak bersama.

     Tetapi bagaimana orang yang hanya berpura - pura tulus dengan kita dan padahal hatinya tidak benar - benar tulus dengan kita? Untuk kasus ini biasanya sering kali kita jumpai, dan caranya adalah coba mengajak mereka keluar hang out. Orang yang tulus akan menyediakan dan menyempatkan dirinya untuk bertemu dengan orang yang dia sayang atau cinta. Mengapa? Karena bagi mereka orang yang dicintai adalah orang yang penting. Dan jikalau dia tidak bisa mmungkin karena sakit atau karena ada urusan mendadak mereka akan mencoba mengatur schedule atau jadwal lagi untuk bertemu dengan orang tersebut. Jika mereka membatalkan janji karena alasan yang tidak wajar atau bahkan tanpa alasan, berarti sudah dapat dipastikan mereka tidak tulus mencintaimu.

     Pada intinya jika kalian sudah menemui orang yang tulus dengan kalian, cobalah untuk membuka hati kalian untuk orang tersebut. Karena mencari orang yang tulus itu tidaklah mudah. Karena jika kita menyia - nyiakan hal tersebut dan suatu hari kita menyesal maka itu sudah terlambat.


     " Tulus atau tidaknya seseorang tidak dapat kita lihat dengan mata, tetapi dapat kita rasakan dalam hati "

     " Kita akan mengetahui tulusnya seseorang ketika mereka mengetahui segala kekurangan kita dan masih tetap mencintai kita "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar