Jumat, 21 Agustus 2015

Melangkah Maju Atau Berjalan Mundur

     Kita sering kali mengalami masalah dalam menjalani suatu hubungan, dalam setiap masalah pastilah ada jalan keluarnya dan pasti setiap masalah dapat membuat kita menjadi semakin dewasa. Tetapi jika suatu masalah tersebut membuat hubungan kalian tidak harmonis lagi, Apa yang akan kalian pilih? Melangkah Maju atau Berjalan Mundur?

    Sering sekali kita memilih untuk melangkah mundur karena suatu masalah dan pada akhirnya kita sendiri yang menyesalinya. Setiap masalah pastilah ada jalan keluarnya dan pastilah semua akan baik baik saja. Seseorang yang benar benar menyayangi kalian pasti tidak akan membuat masalah tersebut menjadi rumit dan berliku liku karena merekapun merasakan sakit yang sama jika kalian sakit. Untuk menghadapi masalah kita harus mencoba untuk melangkah maju dan memperbaiki keadaan. Jika masalah itu besar semua bisa di bicarakan baik baik. Tetapi bagaimana jika pasangan kalian tidak ingin menyelesaikan masalah tersebut? Kembali lagi pada statemment di atas "Seseorang yang benar benar menncintai dan menyayangimu tak akan membiarkan masalah berlanjut". Mereka pasti memahami keadaannya dan mereka pasti akan mulai memaafkan kalian.


"Masalah Kecil Janganlah di Besar Besarkan 
dan Masalah Besar Janganlah Dibiarkan Berlarut"

     Namun bagaimana jika pasangan kita sudah tidak sudi untuk bertemu dan mungkin mereka ilfeel? Pada saat inilah kalian akan tau bagaimana pribadi pasangan kalian. Hal pertama yang akan pria lakukan adalah mendatangi ke rumahnya dan meminta maaf secara langsung. Bagaimana jika ia tidak mau menemui kalian ketika kalian ke rumahnya? Mungkin cara ini terkesan pengecut tetapi cobalah meminta maaf melalui chat. Jika ia memaafkannya maka mulailah segalanya dari awal. Tetapi jika mereka todak memaafkanmu  maka Berjalan mundurlah seakan akan kalian tidak mempedulikannya lagi, tetapi dalam hati kalian kalian masih memikirkannya. Jangan membuat diri kalian semakin sakit dalam menjalaninya, terkadang tidak semua hal bisa di pertahankan.


"Berjalan Mundur Bukan Berarti Kita Tidak Peduli
Tetapi Kita Menyadari Bahwa Kebahagiaannya Bukanlah Kita."

"Melangkah Mundur Bukan Berarti Tidak Menyayanginya lagi
Tetapi Kita Mengerti Bahwa Cinta yang Tulus Adalah
Saat Melihat Dia Bahagia Walau Bukan Denganmu"

Kamis, 20 Agustus 2015

Karma

     Sering kali kita mendengar orang orang mengatakan "Karma does exist". Sebenarnya hukum karma memang berlaku untuk manusia, seperti contoh kita memberikan kebaikan kepada sesama kita, maka kitapun akan menerima kebaikan pula dari orang lain. Dan jika kita melakukan kejahatan maka suatu saat kita juga akan di jahati orang lain. Nah bagaimana dengan karma pada percintaan?

     Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang karma pada percintaan dimana tersering kali kita melihat atau bahkan mengalami sendiri karma yang terjadi pada kita atau orang di sekitar kita. Tentu kalian tau apa itu domino. Karma itu sama seperti domino.


 "Karma itu Seperti Permainan Domino yang Berputar
Dimana Kita Berada di Antara Domino Tersebut."

     Tentulah kita akan bertanya tanya apa maksud dari kata kata di atas. Pada permainin Domino ini ibaratkan kita yang mendorong domino pertama dan menanti domino terakhir datang dan menimpa kita. Itulah yang disebut dengan karma. Tetapi terkadang kita sebagai manusia mengartikan karma itu adalah hal negatif di mana karma itu hanya berlaku pada seseorang yang jahat atau telah menyakiti kita.contohnya pada saat kita di selingkuhi oleh pasangan kita dan tidak lama kita melihat dia yang di selingkuhi sekarang maka kita mengatakan "Kena kan karmanya". Namun apakah ada karma yang bersifat baik? Sebenarnya karmapun berlaku pada kebaikan juga. Ibarat kita mananam sayur pasti kita akan menuai sayur. Itulah karma, dimana jika kita menanam kebaikan maka kitapun akan mendapat kebaikan dan jika kita menanam kejahatan maka kejahatan yang akan kita tuai. Karma yang jahat itu terjadi karena kita tidak mensyukuri apa yang kita punya dan selalu ingin yang lebih. 

     Karma yang baik adalah di mana kita membagikan kebahagiaan kepada orang orang di sekitar kita, tetapi dalam percintaan jarang sekali ada yang melihat karma yang baik padahal karma yang baik itu selalu ada di dalam percintaan. Contohnya kita memberikan surprise pada pasangan kita maka kita juga akan mendapatkan kebahagiaan dari dia entah itu ungkapan sayang dari dia dan sebagainya.

     Karma itu berasal dari mana sih? Karma itu berasal dari kita sendiri. kita yang menabur kita yang menuai maka dari itu jika ingin mendapatkan kebaikan maka berikanlah kebaikan. Tetapi jika ingin mendapatkan kejahatan lakukan saja kejahatan. Karma yang jahat terjadi karena pada awalnya sifat manusia itu tidak pernah puas dengan apa yang di milikinya.


"Karma Memang Berlaku
Tetapi Kita yang Menentukan Apakah Karma itu
Baik Atau Buruk."

Memperjuangkan Cinta

     Sering kali kita mendengar tentang perjuangan dalam hal cinta, tetapi tidak banyak yang menyerah pada saat memperjuangkan cintanya. Memperjuangkan cinta bukanlah hal yang mudah dan terkadang semakin kita berjuang semakin sakit yang kita rasa. Pada saaat sakit begitu mendalam di saat itu banyak yang menyerah. Apa sih alasan kita menyerah pada saat memperjuangkan cinta kita?

     Alasan yang paling banyak di alami remaja pada saat ini adalah "Memperjuangkan Cinta tetapi tidak di hargai usahanya" saya sering sekali mendengar hal ini, ketika teman saya atau sahabat saya berkata "Gw udah berusaha tapi dia ga ngehargain usaha gw." Guys ketika kita sudah berusaha demi memperjuangkan kata cinta dan lawan jenis kalian tidak menghargainya untuk apa kalian memperjuangkannya lagi? Semakin kalian berusaha kerasa semakin kalian berusaha semakin lama kalian akan merasa semakin sakit jika usaha kalian tidak di pedulikan, dan pada akhirnya hanya akan berkata "gw nyesel usaha gw ga di tanggepin" terkadang usaha itu memang penting guys tetapi kalau usaha kita ga pernah di tanggepin mau sampai kapan kalian berusahapun tidak akan menghasilkan apa apa.



"Memperjuangkan Cinta Memanglah Harus
Tetapi Kitapun Harus Tau Apakah Dia Layak Untuk
Diperjuangkan?"



     Alasan kedua yang juga sering kita dengar adalah "Gimana mau perjuangin kalau chat aja ga di bales?" masalah ini sering kali kita dengar dan kita alami. pada masalah ini sebagaimanapun kalian memperjuangkan cinta kalian lawan main kalian tidak akan pernah membalasnya terkecuali kalian membahas hal penting. Tetapi jika kalian sudah saling sayang dan hal ini terjadi maka dapat kita simpulkan bahwa lawan main kalian tidak menyayangi kalian dengan tulus. atau hanya menyayangi kalian secara fisik atau materi. seperti yang pernah saya bahas dalam blog sebelumnya, Sayang yang paling tulus itu adalah ketika kita bisa memaafkan kesalahan orang yang kita sayang dan menerimanya apa adanya, jadi bukan karena masalah kecil kita bertengkar lalu berpisah. Jika itu terjadi maka pasangan kalian masih ke kanak kanakan dan tidak mengerti cinta.


"Perjuangkanlah Seseorang yang Patut Untuk Diperjuangkan
Tetapi Tinggalkanlah Mereka yang Tidak Patut Kalian Perjuangkan"


     Pada intinya kita harus mempertahankan siapapun yang kita sayang tetapi lihatlah lagi apakah dia layak untuk di pertahankan atau di perjuangkan atau tidak. Semua orang pastilah memiliki perasaan tetapi bagaimana cara mereka memperjuangkannya, pastilah setiap orang memiliki usaha sendiri sendiri.


"Hargailah Usaha Seseorang yang Memperjuangkan Kalian
Karena Mereka Memperjuangkan Karena Cinta
Bukan Main Main."

"Berhenti Memperjuangkan Cinta Bukan Berarti Kita Sudah Tidak Sayang, Tetapi Mereka Hanya Menyadari Kebahagiaanmu Bukanlah Mereka"

Jumat, 14 Agustus 2015

Cinta Itu Buta??

    Well terkadang kita mendengar kata cinta itu buta dari teman teman atau bahkan keluar dari mulut kita sendiri. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kebutaan di dalam percintaan.

    Memang cinta itu buta. Pernakah kalian melihat 2 pasangan yang memiliki muka atau badan yang sangat berbeda dari pasangannya? tentu saja pernah bukan? Disini dapat di simpulkan bahwa cinta itu benar buta. Tapiiii Hati tidaklah buta. Karena lewat hatilah kita merasakan Cinta dan kita merasa kecocokan. bukan dari fisik atau dari kekayaan yang ada. Lewat hatilah kita bisa menilai seseorang layak atau tidak untuk dperjuangkan atau di cintai. Dikala hati sudah menyayangi orang maka di situlah terdapat cinta yang tulus. Tetapi kalau cinta yang didasari oleh fisik atau materi maka cinta tersebut bukanlah cinta yang tulus atau hanya cinta di mulut saja. Bayangkan saja jika kalian hanya mencintai materi atau fisik dari pasangan kalian, Apakah kalian akan bahagia? Tentu iya tetapi bukan untuk selamanya atau hanya sementara. Disaat umur menua fisik sudah tidak seperti dulu lagi dan di kala jatuh miskin apakah mereka atau kalian masih mencintai pasangannya? dan apakah kalian masih bahagia?

    Seseorang mengatakan pada saya, "Cinta membuat kalian yang semula tidak ada apa apa menjadi seseorang yang kaya, karena cinta bukan di mana kita menikahi orang kaya atau orang ganteng, teapi cintalah yang membangun kedua insan menjadi kaya dan saling mendukung satu sama lain."
   
 
"Cinta Itu Memang Buta, Tetapi Cinta Itu Tidak Tuli
Dan Dikala Hati Berkata Bahwa Kita Mencintai Orang,
Disaat Itulah Kebahagiaan Datang Dengan Sendirinya."

Kamis, 13 Agustus 2015

LDR = Long Distance Relationship / LDR = Love Different Religion

       Sering kali kita mengalami atau mlihat orang melakukan hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship dan sering juga kita melihat hubungan itu tidak berjalan mulus atau putus di tengah jalan karena bosan atau menemukan pasangan idaman yang lainnya. Disini saya akan membahas mengenai 2 makna mengenai LDR yang salah satunya merupakan kisah nyata yang pernah di alami oleh beberapa atau mungkin banyak dari masyarakat.

        Pertama saya akan membahas mengenai Long Distance Relationship. seperti yang bisa kalian baca di atas tersering kali orang orang jenuh melakukan hubungan jarak jauh karena alasannya "ahh ujung ujungnya juga putus", mengapa? karena apa yang tertanam di mindset kita membuat kita meragukan pasangan kita. LDR memang sulit tetapi dapat di jalani seuai dengan potongan kata kata yang pernah saya baca "LDR hanya di lakukan bagi pasangan yang kuat." karena pada saat kita memutuskan untuk LDR kita harus memikirkan apakah kita siap atau tidak dan bagaimana membuat kata LDR yang negatif menjadi positif. Seperti yang kita tau hubungan yang terlalu di bawa serius hingga obrolannya juga serius akan berdampak kebosanan karena salah satu atau keduanya pasti merasa hubungan ini flat atau rata. selingi obrolan dengan canda tawa atau dengan sesuatu yang baru yang menyenangkan. Hal yang paling penting yang harus di bangun dalam LDR adalahhh rasa percaya terhadap pasangan. Karena rata rata pada saat LDR kita memiliki kesibukan yang berbeda atau mungkin waktu yang berbeda. Disinilah rasa percaya akan di uji dan di pertimbangkan karena terkadang kita merasa bahwa pasangan kita mulai tidak peduli atau malah selingkuh. Ketika kita sudah percaya pada pasangan kita, kita tidak akan merasa sakit hati atau galau pada saat dia sibuk atau tidak sempat. Tetapi jika pada awalnya tidak diiringi rasa percaya maka salah satu dari pasangan pasti marah atau bahkan meminta putus.

"LDR bukanlah alasan hubungan harus berakhir,
Tetapi LDR adalah dasar dari hubungan yang kokoh."


          Arti kedua dari LDR adalah Love Different Religion yaitu cinta beda Agama. Cinta beda agama memang sangat sering kita lihat atau kita dengar. Karena di kalangan masyarakat ini sudah tidak aneh lagi. Tetapi tidak sedikit juga pasangan yang melakukan LDR ini mengakhiri hubungannya atau putus atau bahkan bercerai. Mengapa ini terjadi? Tersering kali kita salah mengartikan apa arti dari buku buku suci yang kita baca. Sehingga kita melakukan tindakkan bodoh seperti putus dengan pasangan kita. Sebenarnya tidak ada larangan dalam berpacaran atau menikah beda agama yang penting adalah sama sama percaya kepada Tuhan. karena pada dasarnya Tuhan sudah menentukan jodoh kita.
Saya pernah mendengar cerita dari seseorang yang melakukan pacaran berbeda agama. Pada awalnya pasangan ini sangatlah bahagia dan penuh dengan keceriaan. Tetapi semua kandas ketika salah satu dari pasangannya salah mengartikan perkataan dari pengajar Agamanya sehingga mereka hsarus putus padahal di kedua sisi mereka saling menyayangi. Dan pada akhirnya si cowok menyesal dan meminta saran kepada pengajar Agamanya kemudian setelah di beri kejelasan maka si cowok meminta untuk melanjutkan hubungannya lagi dengan sang wanita, dan akhirnya mereka kembali berpacaran. Lalu tidak lama kemudian mereka mengalami suatu masalah yang sama di mana si cowok mulai salah mengartikan buku sucinya.sehingga mereka putus dan pada tidak lama kemudian si cowok mulai merasa kehilangan seseorang yang dia sayang. Sampai dia merasa dia adalah orang terbodoh di dunia yang meninggalkan seseoran yang dia sayang dan menyayangi dia apa adanya. 
Dari cerita di atas kita dapat mengambil makna bahwa jika kita mendengar atau membaca sesuatu kita tidak boleh mengartikannya mentah mentah atau tanpa memikirkan kedepannya. Jangan sampai menyesal karena mengambil keputusan yang salah dan akhirnya membuat diri kita mengalami luka yang dalam.

"Agama bukanlah penghalang untuk menjalani hubungan,
Agama merupakan perantara untuk hubungan yang harmonis,
Dan di dalam Agama kita belajar saling mengasihi."





Rabu, 12 Agustus 2015

Apa Arti Dari Kata Sayang?

Pada blog hari ini saya menuliskan sedikit makna dari kata sayang yang selama ini menjadi maslah dalam percintaan. Banyak orang seringkali mengatakan "aku sayang kamu" tetapi taukah mereka makna dari kata sayang yang mereka ucapkan?

Kata sayang yang tulus memiliki arti bahwa kita siap menerima seseorang apa adanya dan mau/ingin mempertahankannya sebagaimanapun mereka membuat kalian kecewa. Karena dengan rasa sayang kita belajar menjadi pribadi yang bisa menerima orang lain yang ada di hadapan kita. Ketika seseorang sudah merasa tidak sayang karena satu hal maka bisa kita simpulkan bahwa rasa sayang itu tidak tulus atau hanya rasa yang berasal dari mulut bukan dari hati. rasa sayang dari hati itu seharusnya bisa menerima seseorang apa adanya dan tidak bisa begitu saja menghilang.

So teman teman jangan pernah mengeluarkan kata "sayang" tanpa memikirkan apaka itu dari hati atau bukan. karena rasa sayang yang sesungguhnya adalah rasa sayang yang berasal dai hati bukan omongan belaka.