Kita seringkali mencoba tulus untuk mencintai seseorang yang hadir atau ada di dalam hidup kita. Kadang juga seringkali kita menyia-nyiakan orang yang sudah tulus pada kita. Ya, hal itu seringkali terjadi dalam hidup kita. Tapi bagaimanakah kita bisa mengetahui pakah seseorang itu benar - benar tulus dengan kita atau tidak? Sedangkan di jaman sekarang kita sering sekali mendengar kata tulus tetapi hanya ucapan saja. Tentu saja pada kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengetahui ketulusan seseorang.
Seorang yang tulus itu tidak akan mudah menyerah untuk menggapai apa yang dia harapkan. Seperti pada kasus percintaan, seseorang yang tulus tidak akan mudah berhenti untuk mengejar apa yang dia sayangi, bahkan orang itu akan berusaha meyakinkan kita akan ketulusan hatinya. Tapi jangan pernah bermain - main dengan ketulusan seseorang, karen jika seseorang yang tulus mengalami suatu kekecewaan yang besar, bisa jadi dia akan menjadi orang yang benar benar cuek dan masa bodo. Mengapa? Ya jelas karena ia merasa bahwa cintanya sudah tidak di hargai lagi. Seperti kata - kata orang "Jika kamu ingin dihargai maka hargailah orang lain terlebih dahulu".
Seperti biasanya seseorang yang mencintai kita dengan tulus akan selalu menerima kekurangan kita dan bukan berhenti mencintai kita tetapi tetap mencintai kita bahkan lebih mencintai kita. Karena tulus itu tidak akan pernah memandang kekurangan, tetapi bagaimana membuat kekurangan tersebut menjadi suatu yang bisa membuat kita beda dan orang yang tulus selalu berusaha untuk melangkah maju bersama - sama agar bisa mencapai puncak bersama.
Tetapi bagaimana orang yang hanya berpura - pura tulus dengan kita dan padahal hatinya tidak benar - benar tulus dengan kita? Untuk kasus ini biasanya sering kali kita jumpai, dan caranya adalah coba mengajak mereka keluar hang out. Orang yang tulus akan menyediakan dan menyempatkan dirinya untuk bertemu dengan orang yang dia sayang atau cinta. Mengapa? Karena bagi mereka orang yang dicintai adalah orang yang penting. Dan jikalau dia tidak bisa mmungkin karena sakit atau karena ada urusan mendadak mereka akan mencoba mengatur schedule atau jadwal lagi untuk bertemu dengan orang tersebut. Jika mereka membatalkan janji karena alasan yang tidak wajar atau bahkan tanpa alasan, berarti sudah dapat dipastikan mereka tidak tulus mencintaimu.
Pada intinya jika kalian sudah menemui orang yang tulus dengan kalian, cobalah untuk membuka hati kalian untuk orang tersebut. Karena mencari orang yang tulus itu tidaklah mudah. Karena jika kita menyia - nyiakan hal tersebut dan suatu hari kita menyesal maka itu sudah terlambat.
" Tulus atau tidaknya seseorang tidak dapat kita lihat dengan mata, tetapi dapat kita rasakan dalam hati "
" Kita akan mengetahui tulusnya seseorang ketika mereka mengetahui segala kekurangan kita dan masih tetap mencintai kita "
Kita hidup dengan cinta dan kita mempunyai cinta. Tetapi apakah cinta itu? Mengapa cinta itu selalu datang dan pergi?
Kamis, 15 Desember 2016
Rabu, 13 April 2016
Jikalau sebuah kejujuran di balas dengan suatu kebohongan dan pengkhianatan
Kerap kali kita menemukan pasangan yang melakukan hubungan jarak jauh atau di sebut dengan LDR. Ya tidak dapat di sangkal, mayoritas rakyat melakukan hal ini. Tetapi apakah semua dapat berjalan dengan mulus? Tentu saja tidak. Pasti ada yang namanya pertengkaran dan juga keributan. Tetapi itulah yang akan mendewasakan kita dan membuat kuita dapat melihat selangkah lebih maju dan saling percaya. Tetapi bagaimana jika semua usaha yang kita lakukan tersebut hanya di balas dengan kebohongan dan suatu pengkhianatan kepada kita? Dalam blog kali ini saya akan menceritakan kisah saya yang tentunya merupakan pengalaman yang menyakitkan tetapi pada akhirnya saya merasa bersyukur.
Sekitar 1 tahun yang lalu saya pertama kalinya mengenal wanita ini, yang saya rasakan dia sangatlah baik dan dapat membantu saya dalam studi. 1 bulan dari perkenalan kita saya merasakan adanya perasaan kepadanya, tetapi memang mungkin terlalu cepat untuk mengatakan bahwa itu adalah cinta.
2 bulan 3 bulan kita bersama dengan status yang tidak pasti, banyak sekali masalah masalah yang muncul dan dapat di lalui dengan baik. Dan saya semakin yakin dengan pilihan saya. bulan ke bulan sudah kita lewati sampai akhirnya suatu hari saya harus pergi training di Malaysia.
Di sinilah awal mula semua kebusukann semua kebohongan mulai muncul. bulan pertama saya di sana semua masih berjalan mulus, bulan kedua saya mulai merasakan sebuah perubahan yang berasal darinya. Sikapnya yang dulu hangat dan baik berubah menjadi cuek dan pemarah.
Tetapi saya masih tidak menyerah, Saya mencoba berpikir positif dan menganggap semuanya normal. Tetapi di bulan ke 11 kita saling mengenal, kebusukannya terbongkar mulai dari dia membohongi saya mulai dari hal kecil seperti misalkan uang, pergi keluar dsb. Dan yang lebih parahnya dia menganggap saya hanyalah seperti sampah.
Setelah saya pulang kembali ke Indonesia, banyak sekali hal yang terjadi tanpa saya ketahui. Ternyata dia sudah memiliki pasangan baru. Dengan penasaran saya bertanya kepada dia "Kenapa?" dan dia menjawab "kata temenku kamu udah ada inceran baru." Pada nyatanya sampai saat ini saya masih sendiri dan memang tak ada yang sedang saya deketin.
Sebulan setelah kepulangan saya ke Indonesia saya mendengar banyak hal buruk yang terjadi dengan dia. Seperti misalnya pada saat saya di malaysia, dia dekat dengan banyak lelaki dan ternyata di balik kata sayang dia, dia berpacaran dengan laki laki lain. Lalu dia mengambil uang teman temannya dengan menjual barang kebutuhan kuliah dengan menarik harga yang mahal. Lalu ternyata setelah saya mencoba mencari tahu dia memang bertujuan untuk memanfaatkan orang saja. seperti halnya saya. dia hanya memanfaatkan saya.
Kejujuran itu penting dalam suatu hubungan. Jika tidak ada kejujuran makan lebih baik tinggalkanlah mereka. Seseorang berkata kepada saya:
Sekitar 1 tahun yang lalu saya pertama kalinya mengenal wanita ini, yang saya rasakan dia sangatlah baik dan dapat membantu saya dalam studi. 1 bulan dari perkenalan kita saya merasakan adanya perasaan kepadanya, tetapi memang mungkin terlalu cepat untuk mengatakan bahwa itu adalah cinta.
2 bulan 3 bulan kita bersama dengan status yang tidak pasti, banyak sekali masalah masalah yang muncul dan dapat di lalui dengan baik. Dan saya semakin yakin dengan pilihan saya. bulan ke bulan sudah kita lewati sampai akhirnya suatu hari saya harus pergi training di Malaysia.
Di sinilah awal mula semua kebusukann semua kebohongan mulai muncul. bulan pertama saya di sana semua masih berjalan mulus, bulan kedua saya mulai merasakan sebuah perubahan yang berasal darinya. Sikapnya yang dulu hangat dan baik berubah menjadi cuek dan pemarah.
Tetapi saya masih tidak menyerah, Saya mencoba berpikir positif dan menganggap semuanya normal. Tetapi di bulan ke 11 kita saling mengenal, kebusukannya terbongkar mulai dari dia membohongi saya mulai dari hal kecil seperti misalkan uang, pergi keluar dsb. Dan yang lebih parahnya dia menganggap saya hanyalah seperti sampah.
Setelah saya pulang kembali ke Indonesia, banyak sekali hal yang terjadi tanpa saya ketahui. Ternyata dia sudah memiliki pasangan baru. Dengan penasaran saya bertanya kepada dia "Kenapa?" dan dia menjawab "kata temenku kamu udah ada inceran baru." Pada nyatanya sampai saat ini saya masih sendiri dan memang tak ada yang sedang saya deketin.
Sebulan setelah kepulangan saya ke Indonesia saya mendengar banyak hal buruk yang terjadi dengan dia. Seperti misalnya pada saat saya di malaysia, dia dekat dengan banyak lelaki dan ternyata di balik kata sayang dia, dia berpacaran dengan laki laki lain. Lalu dia mengambil uang teman temannya dengan menjual barang kebutuhan kuliah dengan menarik harga yang mahal. Lalu ternyata setelah saya mencoba mencari tahu dia memang bertujuan untuk memanfaatkan orang saja. seperti halnya saya. dia hanya memanfaatkan saya.
Kejujuran itu penting dalam suatu hubungan. Jika tidak ada kejujuran makan lebih baik tinggalkanlah mereka. Seseorang berkata kepada saya:
"Appreciate Someone Who Love You Before They Go and Never Come Back To You"
Dan teman teman ingat juga akan karma. Karma does exist. :)
Langganan:
Postingan (Atom)